0004-Hukum Suap Mentuap Untuk Menjadi Pegawai PNS

Pertanyaan dari Saudara Sameir Nasir@ Makassar sebagai berikut :

Assalamu alaikum wr. wb.
Yang terhormat kepada ketua Majlis Taklim dan seluruh jemaah sekalian yang saya hormati.
Saya ingin mengajukan pertanyaan sedikit tentang fenomena kehidupan yang dialami saat ini berbagai cara orang untuk mendapatkan sebuah kedudukan baik dia dari cara halal maupun haram yang banyak terjadi saat ini adalah para pegawai ataupun tentara atau polisi mereka berlomba lomba untuk mendapatkan tujuan nya, yaitu menjadi anggota tetap atau jadi PNS yang sekarang qita ketahui.

Saya akan bertanya seseorang yang mau melamar PNS untuk dapatkan kedudukan nya dia rela menyogok sekian juta dari uangnya . orang yang menyogok dan yang disogok kan haram hukumnya, yang saya tanyakan apakah gajinya juga haram..?

Jawaban :
Bismillahirrahmanirrahim

Hal pertama yang harus diketahui, bahwasanya kegiatan suap menyuap merupakan satu hal yang sangat tercela yang di haramkan dalam agama. Untuk itu, kami mengimbau pada seluruh ummat islam supaya menjahui kegiatan ini, karena didalamnya terdapat kerusakan yang dapat merugikan hak orang lain dengan cara bathil. Untuk itu, dalam menanggapi pertanyaan diatas sebagai mana hasil musyawarah para Asatidz MTTM sebagai berikut:

  1. Berdasarkan dalil Al_Qur’an dan As_Sunnah, Majlis memutuskan tentang haramnya
    Kegiatan suap menyuap karena didalamnya terdapat kerusakan yang dapat merugikan hak orang lain dengan cara bathil (menyimpang dari ajaran islam) sebagaimana yang banyak terjadi di Negara kita ini.
  2. Memutuskan apa bila menyuap dengan alasan untuk menghilangkan kerusakan atau
    Kemudharatan atau untuk memperoleh haknya dengan menghilangkan kedzaliman. Maka dalan hal ini diperbolehkan menyuap dan bagi penerima suap tetam haram hukumnya.
  3. Memutuskan bahwasanya gaji dari hasil suap(seperti pertanyaan diatas) termasuk halal, selama mematuhi peraturan peraturan yang berlaku (dimana ia bertugas) dan tidak menyelewengkan kewajiban dan tanggung jawab sebagai pegawai.

Keterangan:
وقال سبحانه : ولا تأكلوا أموالكم بينكم بالباطل . البقرة : 188.

“Dan janganlah kalian memakan harta-harta diantara kalian dengan cara yang bathil” [QS. Al-Baqarah: 188]

لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم الراشي والمرتشي . رواه أبو داود

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat orang yang menyuap dan yang menerima suap.” [HR. Abu Daud ]

Keterangan:
“ الرشوة ان كانت ليحكم بها الحاكم بغير حق فهي حرام على الأخد والمعطى , وان كانت ليحكم له بالحق على غريمة فهي حرام على الحاكم دون المعطى . نيل المرام شرح بلوع المرام من ادلة الأحكام , صحيفة : 174)

Keterangan:
من كان له حق مضيع لم يجد طريق للوصول اليه الا بالرشوة , فالأفضل له أن يصبر حتى ييسر الله له أفضل السبيل لرفع الظلم , ونيل الحق . فان سلك سبيل الرشوة من اجل ذلك , فالاثم على الأخد المرتشى ليس عليه اثم الراشى فى هذه الحالة. الحلال والحرام فى الاسلام . الدكتور الشيخ يوسف القرضاوي

Kesimpulannya, apabila seseorang yang ingin menjadi PNS, sedangkan persyaratannya sudah terpenuhi, pelamar mempunyai ilmu dan ijazah yang di perlukan, namun tidak bisa dia capai kecuali dengan menyuap, maka bagi yang melamar mau menjadi PNS, hukumnya halal. Dan bagi yang menerima suapanan hukumnya haram. Nah kalau hukumnya sudah halal bagi pelamar PNS yang menyuap, maka sudah bisa di pastikan mengenai hukum gajinya,sudah tentu halal. وفقنا الله وإياهم مما يحب ويرضى

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Bisnis dan Riba' dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s